Kadinsos Batubara Minta Usut Dugaan Pungli PKH di Medang Deras

oleh -25 views

MEDAN | Dugaan pungli terhadap penerima bantuan bansos PKH di Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara sudah didengar Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Batubara, Drs. Bahrumsyah.

Hal tersebut diungkapkan Kadinsos Batubara saat dihubungi lewat WhatsAppsnya, Kamis (21/2/2019) menanggapi dugaan pungli sebesar Rp. 15.000 perorang yang diduga dilakukan oknum pendamping PKH desa di Kecamatan Medang Deras Kab. Batubara.

Bahkan Bahrumsyah mendesak Kapolres Batubara selaku Ka. Satgas Bansos Batubara untuk melakukan pengusutan dugaan pungli tersebut dengan memanggil pihak-pihak terkait.

Bahkan Bahrumsyah meminta agar wartawan jangan ragu memberitakan agar (PKH) bersih dari tangan-tangan kotor.

Ironi memang, meski pemerintah melarang kutipan apapun terkait penerimaan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) namun di Desa Medang Kec. Medang Deras Kab. Batubara diduga ada pungutan sebesar Rp. 15.000 perorang dengan dalih uang administrasi.

Pemerhati Sosial Sawaluddin Pane di Lima Puluh mengatakan dirinya mendapat laporan dari beberapa warga penerima PKH di Desa Medang Kec. Medang Deras yang mengaku dipungut uang oleh oknum pendamping PKH desa.

Menurut Pane, pendamping desa Desa Medang Kec. Medang Deras Iin (30) melalui telepon mengakui ada pemotongan uang jasa se Kecamatan Medang Deras sebesar Rp. 15.000 setiap penerima bantuan PKH.

Mendapat laporan tersebut Pane segera menghubungi Iis pendamping PKH Desa Medang.
Masih menurut Sawal saat diklarifikasi Iin mengaku kutipan sebesar Rp. 15.000 perorang terjadi merata se Kec. Medang Deras.

Bila pungutan tersebut benar-benar ada diminta Pane agar keberadaan pendaping PKH desa dikaji ulang. “Bila terbukti, pendampingnya dipecat saja dan dilaporkan ke polisi,” tandas Pane.

Sekedar diketahui jumlah penerima bansos PKH di 21 desa dan kelurahan se Kecamatan Medang Deras sebanyak 3.705 orang.KM-eps