Kapolres Batubara Pada KKR GBI Cinta Damai : Jalin Komunikasi Pecahkan Persoalan Wujudkan Kamtibmas

oleh -27 views

BATUBARA | Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang SH, M. Hum menghadiri Ibadah Kebangkitan Kebangunan Rohani (KKR) yang digelar Gereja Bhetel Indonesia (GBI), di halaman Gedung GBI Dusun Cinta Maju Desa Pematang Panjang Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara, Sabtu (2/3/2019) malam.

Pada sambutannya Kapolres menyampaikan pesan – pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kita sebagai Umat Tuhan diawali dengan Hidup harus tetap semangat , mencintai kedamaian , pupuk kebersamaan dan mari kita berdoa agar tidak terjadi gejolak dalam jelang Pilpres 2019 dengan kondisi yang aman , damai dan sejuk,” ujar Kapolres.

Terkait penyebaran berita hoax (bohong) yang telah menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke desa dan dusun-dusun, Kapolres menyampaikan himbauan agar masyarakat cermat dan cerdas.

“Kita harus cermat dan cerdas menelaah berita – berita Hoax kabar bohong di Medsos. Jangan gampang diprovokasi sesuatu hal kabar yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Mari kita jalin komunikasi yang baik dalam memecahkan persoalan demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat,” himbau Kapolres.

Hadir dalam acara tersebut ; Pdt.Vera Pasaribu SH, selaku Pembicara penyampaian khotbah Firman Tuhan, Gembala Sidang GBI Cinta Damai Pdt.P.Sihombing, Pengerja GBI Pdt.B.Manurung, Ketua Panitia KKR Binsar Siallagan, Kepala Desa Pematang Panjang Robinson Batuara, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda Kristen, dan Ratusan jemaat.

Dengan thema ‘Biarlah Rohmu Menyala – Nyala Melayani Tuhan’, Pdt .Vera Pasaribu SH dalam khotbahnya membaca dan menelaah firman Tuhan di Roma 12 ayat 11.

“Janganlah kerajinanmu kendor. Biarlah rohmu menyala – nyala dan layanilah Tuhan,”

Dikatakan Pdt Vera Pasaribu makna firman tersebut menjadikan waktu jangan terbuang sia – sia.

“Hidup harus mempunyai motivasi, pengharapan kedepan dan jangan melihat kebelakang. Sebagai umat Tuhan dituntut untuk mengaktifkan roh yakni belajar mengampuni, mengasihi sesama manusia dan bisa berbagi tanpa melihat kepercayaan dan perbedaan suku dan ras ” urai Pdt. Vera.KM-eps