Meski Suami Dipolisikan, Korban Bogem Suami Ngaku Masih Sayang

oleh -20 views

BATUBARA | Meski anak semata wayangnya, dirinya dan ibu kandungnya menjadi korban akibat tindak kekerasan yang dilakukan YN alias Buyung (44) suaminya, toh Rena (30) sang istri mengaku masih sayang.

Dengan blak-blakan Rena mengaku kendati nama suaminya masuk dalam daftar nama oknum terlapor dalam kasus dugaan pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batubara, namun tidak membuat cinta seorang istri terhadap suaminya sirna.

Ditemui usai diperiksa sebagai saksi korban, Senin (18/2/2019), Rena (30) warga Dusun Pelangi, Desa Bulan-bulan, Kec Lima Puluh Pesisir menyebutkan pihak keluarga suaminya telah datang meminta perdamaian.

Meski masih sayang, Rena mengaku tidak dapat menghentikan kasus suaminya yang telah dilaporkan dan sedang dalam penanganan Unit PPA Polres Batubara.

Dikatakannya demikian karena yang membuat laporan pengaduan bukan dirinya melainkan Putra yang merupakan adik kandung Rena.

Kepada wartawan Putra menuturkan dirinya terpaksa mengadukan YN yang merupakan abang iparnya karena ibu kandung Putra dan Rena juga menjadi korban kekerasan YN.

“Saya tidak terima mamak kami ditolak hingga terjatuh dan pangkal lengan mamak patah. Tindakan YN sudah keterlaluan. Sudah menumpang di rumah mamak malah seenaknya menghajar kakak saya Rena,” ujar Putra menyebut alasannya mengadu ke polisi.

Pantauan wartawan Senin (18/02) sebanyak 3 saksi diperiksa di Unit PPA terkait dugaan penganiayaan yang melibatkan YN alias Buyung.

Ketiga saksi yang diambil keterangannya adalah Rena selaku saksi korban dan Ita serta Yanti sebagai saksi. Ketiga saksi yang diperiksa mengaku bahwa YN telah menghadiahkan bogem mentah ke arah wajah Rena sehingga dari mulutnya keluar darah segar.KM-eps